Sebelum kita mengotak-atik Windows Registry ada baiknya kalau kita tahu
sedikit lebih banyak tentang registry dan apa yang bisa diperoleh dengan
merubah registry tersebut.
Apa Itu Registry?
Menurut kamus Microsoft edisi ke 5, registry adalah:
Pusat susunan database yang digunakan oleh Windows 9x keatas untuk
menyimpan informasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi satu atau lebih
pengguna, aplikasi, dan perangkat keras.
Informasi dari registry diakses terus oleh Windows untuk mengetahui profil
pengguna, aplikasi yang di install di komputer dan dokumen apa yang bisa dibuat
oleh aplikasi tersebut, setting dari folder dan icon, perangkat lunak yang
dipasang, dan port yang sedang dipakai.
Registry menggantikan hampir semua .ini file yang digunakan oleh konfigurasi
Windows 3.x dan MS-DOS, seperti autoexec.bat dan config.sys. Meskipun registry
ini seragam di Windows, tapi tiap versi mempunyai perbedaan sendiri.
Apa yang kita peroleh dengan merubah registry? Yang ketahuan kita tidak akan
merubah setting untuk hardware. Jadi kita lebih memusatkan untuk merubah cara
kerja aplikasi tertentu atau merubah efek visual atau icon.
Susunan Registry
Registry disusun seperti file folder dan subfolder seperti di Windows
Explorer. Bedanya folder ini tidak berisi file tetapi pasangan
“kunci-tipe-nilai”, seperti: (kunci)SkypePath (tipe)REG_SZ (nilai)C:Program
FilesSkypePhoneSkype.exe.
Folder: HKEY_CURRENT_USER
Berisi konfigurasi untuk pengguna yang sedang login. Folder, warna screen, dan
setting Control Panel juga disimpan disini. Kunci untuk HKEY_CURRENT_USER
sering disingkat “HKCU.”
Folder: HKEY_USERS
Berisi profil semua pengguna yang mempunyai akun di sistem. HKEY_CURRENT_USER
adalah bagian dari HKEY_USERS. HKEY_USERS sering disingkat “HKU.”
Folder: HKEY_LOCAL_MACHINE
Berisi konfigurai perangkat lunak dan keras (untuk semua pengguna). Singkat:
HKLM.
Folder: HKEY_CLASSES_ROOT
Disingkat HKCR, adalah bagian dari HKEY_LOCAL_MACHINESoftware. Informasi
disini digunakan untuk meluncurkan aplikasi yang benar jika anda mengklik file
di Windows Explorer. Mulai dengan Windows 2000, informasi ini disimpan baik di
HKEY_LOCAL_MACHINE dan juga di HKEY_CURRENT_USER.
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareClasses berisi setting default untuk semua
pengguna di lokal komputer. HKEY_CURRENT_USERSoftwareClasses berisi setting
yang meng-override setting default untuk pengguna yang sedang aktif.
HKEY_CLASSES_ROOT menggabung informasi dari kedua sumber ini (HKLM dan HCU).
Untuk merubah setting untuk pengguna yang sedang aktif, perubahan harus
melalui HKCUSoftwareClasses (bukan HKCR). Untuk merubah setting default harus
melalui HKLMSoftwareClasses. Jika anda menulis kunci dibawah HKCR, sistem
akan menyimpan informasi ini di HKLMSoftwareClasses. Jika anda menulis nilai
dari kunci dibawah HKCR, dan kunci tersebut sudah ada dibawah
HKCUSoftwareClasses, sistem akan menyimpan informasi ini disini (daripada di
HKLMSoftwareClasses).
Folder: HKEY_CURRENT_CONFIG
Berisi informasi tentang profil hardware yang digunakan oleh lokal komputer
pada saat start. Singkatan: HKCC.
Wuih. . . sudah punyeng belum? Memang mula-mula semua ini kelihatan terlalu
rumit. Tapi kita kan sekarang lagi menjelajahi domain yang baru. Bentar lagi
kalian jadi ahli registry. Atau kalau mau jalan singkat coba alternatif.
Persiapan
Sebelum merubah registry, sangat dianjurkan untuk membuat back up. Kesalahan
merubah registry bisa mengakibatkan Windows untuk berhenti bekerja atau problem
dengan hardware. Belajar mengganti registry yang gampang dulu. Setelah tidak
kagok baru mencoba yang lebih canggih.
Untuk mem-backup registry, gunakan Registry Editor lalu ke menu File →
Export…
Registry Editor
Registry editor (regedit.exe) sudah ada di Windows. Untuk menjalankan:
1. Klik Start
2. Pilih dan klik Run…
3. Ketik: regedit dan klik OK.
Di aplikasi ini ada dua bagan. Bagan kiri terlihat susunan folder seperti
Windows Explorer dan disebelah kanan berisi kunci-tipe-nilai. Di bagan kanan,
dengan menggunakan klik-kanan, kita bisa menambah kunci baru, merubah nama
kunci, tipe, atau nilai, juga menghapus kunci.
Otak-Atik
Merubah registrasi nama dan organisasi:
Jika salah memasukkan nama registrasi waktu menginstall Windows, kita bisa
merubah informasi tersebut, termasuk juga ProductID dan ProductName.
Folder [HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersion]
RegisteredOwner (nama pemilik)
RegisteredOrganization (nama organisasi)
Menghindari file yang dihapus masuk ke Recycle Bin:
Setiap kali kita menghapus file, file tersebut akan masuk ke Recycle Bin
(tempat sampah). Selama file tadi masih di Recycle Bin, kita bisa mengambil
balik (undelete). Ada orang yang sangat konfiden (percaya diri sendiri) bahwa
dia tidak memerlukan Recycle Bin, nah trik ini untuk dia. Kunci ini tidak ada
sebelumnya, jadi harus dibuat baru dengan klik-kanan (New, DWORD Value).
Folder [HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPolicies
Explorer]
Name NoRecycleFiles
Type REG_DWORD (DWORD Value)
Data 1 (tidak masuk Recycle Bin)
Catatan Buat baru, setelah itu harus logoff supaya bisa
dicoba. Untuk batal, tinggal hapus kunci ini.
Untuk contoh yang lebih banyak bisa cek: PC Tools Software
Alternatif Lain
Merubah setting untuk Windows tidak hanya dengan mengganti registry.
Microsoft mengeluarkan PowerToys untuk mempermudah prosesnya. Salah satu
aplikasi dari PowerToys adalah TweakUI untuk mengganti default user interface,
termasuk setting untuk mouse, Explorer, taskbar, dll.
Ada kalanya registry berisi kunci yang tidak terpakai peninggalan dari
aplikasi yang telah di uninstall atau dari sumber lain. Kunci-kunci yang tidak
terpakai ini memakan tempat dan memperlambat sistem. Banyak aplikasi untuk
membersihkan registry, salah satunya adalah CCleaner, selain gratis, CCleaner
juga mendapat rating yang cukup bagus dari C/Net.